IPNU IPPNU Jateng Ajak Anggota Jadi Enterpreneur Muda

 

Suasana Economy Creative Student Expo (ECSE) yang diselenggarakan oleh PW IPNU & IPPNU Jawa Tengah, Rabu (24/11). 

Dalam rangka meningkatkan kemandirian organisasi Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah ajak anggota untuk jadi enterpreneurship muda. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PW IPNU Jawa Tengah Syaeful Kamaludin dalam acara Economy Creative Student Expo (ECSE) yang diselenggarakan oleh PW IPNU & IPPNU Jawa Tengah, Rabu (24/11). 

Menurut Syaeful, dengan memiliki jiwa enterpreneur pada diri pelajar, selain berdampak pada diri sendiri juga akan berdampak pada organisasi. 

"Jika kader IPNU yang sudah memiliki jiwa enterpreneur maka tak hanya berdampak pada diri sendiri namun juga dapat menjadi survive bagi organisasi dalam hal keuangan" kata Syaeful. 

Ia juga menegaskan bahwasanya pelajar saat ini wajib hukumnya memahami entrepreneurship bahkan menjadi pelaku wirausahawan (entrepreneur). 

"Jangan sampai tidak memahami tersebut, bahkan wajib menjadi pelaku" tegas Syaeful. 

Ia lalu mengenalkan beberapa UMKM yang hadir dalam bazar pelajar yang berasal dari delegasi tiap Pimpinan Cabang (PC) IPNU & IPPNU se-Jawa Tengah

"Banyak sekali produk kreatif yang mewarnai ECSE kali ini, dari mulai Wonosobo dengan Metode Online Payment, Pekalongan dengan Batik, Kudus dengan Mutz, dan banyak produk lagi yang ditawarkan oleh peserta bazar yang berasal dari delegasi masing-masing Cabang" kata Syaeful

Ketua PW IPPNU Jawa Tengah,Nirma Aini Masfufah juga mengatakan hal yang serupa. Menurut Nirma IPNU dan IPPNU tak mengurus di bidang sosial keagamaan saja, namun pandai dalam bidang ekonomi kreatif. 

"Jadi IPNU IPPNU tidak hanya berfokus pada sosial keagamaan saja, namun juga dalam bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan pelajar" kata Nirma. 

Ia berharap pelajar sekarang tidak hanya jadi konsumen saha, namun juga menjadi pelaku produsen. 

"Saya berharap kita bukan hanya penikmat produk, tapi memiliki produk yang ditawarkan kepada publik secara umum"  ujar Nirma. 

Acara yang berlangsung sedari pagi di Aula Hotel Muria Semarang ini diisi oleh beberapa kegiatan antara lain pameran usaha kreatif pelajar, pameran kuliner pelajar, dialog interaktif, serta dimeriahkan oleh live music dan duta pelajar jawa tengah. 

Dalam sesi dialog inspiratif ada pengenalan investasi dan manajemen finansial yang dihadiri oleh praktisi ekonomi Desi Nur Rahfenti. 

Para peserta dikenalkan tentang pentingnya investasi bagi pelajar serta dilatih cara memanage keuangan supaya digunakan secara tepat.(pwip/iam/ltn)

LihatTutupKomentar

Terkini